You are here: Home > Sepakbola > Pukul Pemain Lawan di Lapangan, Patrich Wanggai Dilaporkan ke Polisi

Pukul Pemain Lawan di Lapangan, Patrich Wanggai Dilaporkan ke Polisi

Written by on |
Patrich Wanggai

Patrich Wanggai / zonabola.com

Pada laga uji coba Sriwijaya FC melawan Tim Porprov Kota Palembang di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Sabtu, 29 Maret 2015 silam, terjadi aksi pemukulan di tengah pertandingan terhadap pemain Pemprov, Untung Saputra, 21 tahun, oleh pemain Sriwijaya FC, Patrick Wanggai, 26 tahun.

Kasus tersebut ternyata berbuntut panjang, pengurus Kota KONI Palembang melaporkan Wanggai ke Polda Sumatera Selatan pada Senin, 6 April 2015. Suparman Romans, ketua KONI Palembang mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Wanggai sudah masuk ranah kriminal meski dilakukan saat pertandingan.

“Tindakan pemukulan ini masuk dalam tindak kriminal, meski terjadi di pertandingan, hukum tetap harus ditegakkan,” kata Suparman, dikutip dari Antara News, Selasa, 6 April 2015.

Akibat pemukulan itu, Untung harus menjalani operasi pada hidungnya untuk memperbaiki posisi tulangnya. Menurut Suparman, pihak manajemen Sriwijaya FC hanya membesuk untung sekali. Jika pihak Sriwijaya FC masih menganggap bahwa persoalan itu adalah hal sepele, Suparman tak segan-segan menurunkan massa.

“Informasi dari keluarga hanya satu kali dibesuk. Untuk itu, kami mengharapkan polisi segera memproses kasus ini, jika tidak, maka tidak segan-segan menurunkan massa agar Patrick Wanggai dipecat dari Sriwijaya FC,” pungkasnya.

Sementara itu, Augie Bunyamin, Direktur Kompetisi dan Pertandingan PT Sriwijaya Optimis Mandiri (manajemen Sriwijaya FC), menegaskan bahwa pesoalan itu sudah diselesaikan secara kekeluargaan, jadi dia mengaku kaget saat tahu Wanggai telah dilaporkan ke kepolisian.

“Persoalan ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan, apalagi Untung sendiri merupakan mantan pemain Sriwijaya FC U-21. Hingga kini, manajemen klub masih menanggung semua biaya pengobatan,” ujar Augie.

Bagikan dan Berikan Komentar