You are here: Home > Sepakbola > Barcelona dan Espanyol Ditendang dari La Liga Bila Catalonia Merdeka

Barcelona dan Espanyol Ditendang dari La Liga Bila Catalonia Merdeka

Written by on |
Derby Catalonia

Derby Catalonia / worldsoccertalk.com

27 September 2015 nanti, pemilihan umum di wilayah otonomi khusus Spanyol, Catalonia, akan diselenggarakan. Dalam pesta demokrasi Catalonia tersebut, juga mengisyaratkan pembentukan referendum untuk memisahkan diri dari Spanyol. Partai pro kemerdekaan Together for Yes diprediksi akan memperoleh suara mayoritas pada pemilu Catalan, sehingga peluang Catalonia merdeka semakin terbuka.

Meski belum diketahui soal jadi tidaknya Catalonia merdeka dari Spanyol, presiden Federasi Sepakbola Spanyol atau Liga de Fútbol Profesional (LFP), Javier Tebas, sudah mengultimatum dua klub La Liga asal Catalonia, Barcelona dan Espanyol, harus hengkang dari La Liga Spanyol bila Catalonia memerdekakan diri Spanyol.

Lewat akun Twitternya, Javier Tebas mengaku tidak ingin hal yang dia ungkapkan itu betulan terjadi dalam beberapa bulan ke depan. Javier Tebas tidak ingin melihat La Liga, kasta tertinggi liga sepakbola Spanyol menjadi korban tatkala Spanyol harus pecah.

“Jika Spanyol pecah, La Liga juga pecah. Semoga kita tak pernah mencapai hal yang konyol itu,” kicau Javier Tebas di akun Twitternya, sebagaimana dilansir Football Espana, Selasa, 22 September 2015.

Di lain pihak, Josep Maria Bartomeu , presiden Barcelona berkali-kali menegaskan bahwa klub tidak turut campur dalam konflik atau persoalan pilitik yang terjadi di Spanyol. Pihak Barcelona menjelaskan bahwa fokus klub adalah di olahraga, bukan politik. Sikap klub Barcelona terkait pemilihan umum Catalonia 27 September mendatang adalah netral.

“Akan ada pemilihan umum di Catalonia dalam beberapa pekan ke depan. Klub sudah memberi kejelasan bahwa mereka tidak terlibat dalam kampanye pemilihan. Kami selalu fokus pada olahraga, bukan politik. Untuk saat ini, klub netral dan hanya akan memperlihatkan posisinya ketika musim berakhir.” ujar Josep Maria Bartomeu.

Bagikan dan Berikan Komentar